Sabtu, 16 Oktober 2010

Unsur kalimat dalam kalimat dasar bahasa indonesia

Unsur kalimat dalam kalimat dasar bahasa indonesia
Kalimat adalah satuan bahasa dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan suatu pikiran atau gagasan yang utuh. Setiap kalimat yang dibentuk harus memiliki keharmonisan. Keharmonisan kalimat artinya kalimat yang kita buat harus harmonis antara pola berpikir dan struktur bahasa. Agar kalimat Anda harmonis, setiap kalimat yang Anda buat harus mempunyai kejelasan unsur-unsur gramatikalnya, seperti subjek, predikat, pelengkap, dan keterangan.
1.       SUBJEK
        Ciri - ciri :

        • Disebut juga pokok kalimat.
        • Merupakan unsur inti dari kalimat.
        • Biasanya berupa kata benda atau kata lain yang dibendakan.
        • Untuk mencari subjek dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “siapa” dan “apa”.
2.       PREDIKAT
Ciri – ciri :

• Merupakan unsur inti pada kalimat yang berfungsi untuk menerangkan subjek.
• Biasanya berupa kata kerja atau kata sifat.
• Untuk mencari predikat dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “mengapa” dan “bagaimana”.

3.       OBJEK
Ciri – ciri :

• Merupakan keterangan predikat yang erat hubungannya dengan predikat.
• Biasanya terletak di belakang predikat.
• Dalam kalimat pasif, objek menduduki fungsi subjek.
• Terdiri dari dua macam yaitu objek penderita dan objek penyerta
• Objek penderita adalah kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kolompok kata yang  merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subjek.
• Objek penyerta adalah objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu.

4.       KETERANGAN
Ciri – ciri :

• Mempunyai hubungan y ang renggang dengan predikat.
• Jenis-jenis keterangan :

1. Keterangan tempat

2. Keterangan alat

3. Keterangan waktu

4. Keterangan tujuan

5. Keterangan penyerta

6. Keterangan cara

7. Keterangan similatif

8. Keterangan sebab

DIKSI / PILIHAN KATA

DIKSI / PILIHAN KATA

Diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok) dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar.

Fungsi diksi :

1. Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal
2. Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca
3. Menciptakan komunikasi yang baik dan benar
4. Menciptakan suasana yang tepat
5. Mencegah perbedaan penafsiran
6. Mencegah salah pemahaman
7. Mengefektifkan pencapaian target komunikasi

Diksi Dalam Puisi

Sebenarnya diksi tidak hanya dipakai dalam menulis puisi. Dalam menulis cerpen, novel, essai, artikel, sampai karya ilmiah sekalipun, diksi juga diperlukan. Tapi baiklah kita membicarakan diksi dalam puisi saja kali ini (sesuai dengan topik yang sedang menghangat di kompasiana saat ini).

Saya sendiri senang menulis puisi dan menyadari salah satu unsur penting dalam menulis puisi adalah pemilihan diksi. Karena puisi adalah bentuk karya tulis yang tidak memakai banyak kata-kata, cendurung tidak deskriptif dan naratif, maka pemilihan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan maksud dan nuansa tulisan haruslah dicermati dengan seksama. Termasuk di dalamnya menghindari pengulangan kata yang sama terlampau sering, pemilihan sinonim yang mewakili, sampai ke penggunaan tanda baca dan susunan bahasa. Misalnya ketika kita ingin mengungkapkan rasa kesepian, kata mana yang akan kita pilih; sunyi, diam, nelangsa, sendiri, sedih, sepi, senyap atau hening? Meski berkonotasi sama, tiap kata yang terpilih akan memberi warna yang berbeda apabila disandingkan dengan kata-kata lainnya dalam keseluruhan puisi.

Bagaimana cara memilih diksi yang tepat? Dengan banyak membaca, baik itu puisi, artikel, novel, surat kabar sampai ke tulisan kritikan sekalipun. Sebab membaca akan memperbanyak kosa-kata. Dengan mengetahui banyak kosa -kata, penulis puisi akan mempunyai pilihan yang lebih beragam dan memberikan warna dan jiwa tersendiri bagi puisinya.

Sekali lagi, diksi adalah pilihan kata, yang merupakan satu kesatuan dari keutuhan puisi. Jadi bukan berarti memakai kata-kata yang artinya baru diketahui setelah memeriksa KBBI, lantas puisi tersebut baru dianggap keren dan mengandung nilai sastra. Penyair-penyair besar Indonesia banyak menggunakan diksi yang sederhana dan gampang dimengerti, tapi puisi yang dihasilkannya sungguh indah


Ragam bahasa indonesia


Ragam bahasa menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian
Dalam kehidupan sehari-hari banyak pokok persoalan yang dibicarakan. Dalam membicarakan pokok persoalan yang berbeda-beda ini kita pun menggunakan ragam bahasa yang berbeda. Ragam bahasa yang digunakan dalam lingkungan agama berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan kedokteran, hukum, atau pers. Bahasa yang digunakan dalam lingkungan politik, berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan ekonomi/perdagangan, olah raga, seni, atau teknologi. Ragam bahasa yang digunakan menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian ini dikenal pula dengan istilah laras bahasa.
Perbedaan itu tampak dalam pilihan atau penggunaan sejumlah kata / peristilahan / ungkapan yang khusus digunakan dalam bidang tersebut, misalnya masjid, gereja, vihara adalah kata-kata yang digunakan dalam bidang agama; koroner, hipertensi, anemia, digunakan dalam bidang kedokteran; improvisasi, maestro, kontemporer banyak digunakan dalam lingkungan seni; pengacara, duplik, terdakwa, digunakan dalam lingkungan hukum; pemanasan, peregangan, wasit digunakan dalam lingkungan olah raga. Kalimat yang digunakan pun berbeda sesuai dengan pokok persoalan yang dikemukakan. Kalimat dalam undang-undang berbeda dengan kalimat-kalimat dalam sastra, kalimat-kalimat dalam karya ilmiah, kalimat-kalimat dalam Koran / majalah.
Ragam bahasa berdasarkan media/sarana
  1. Ragam bahasa Lisan
Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.
2.      Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
Ragam Bahasa Berdasarkan Penutur
1.      Ragam bahasa berdasarkan daerah disebut ragam daerah (logat/dialek).
Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memilikiciri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak padapelafalan/b/pada posisiawal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dll. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan /t/ seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dll.

  1. Ragam bahasa berdasarkan pendidikan penutur.
Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks,vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya mbawa seharusnya membawa, nyari seharusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai.


Sabtu, 02 Oktober 2010

Kunci FlashDisk dengan BitLocker To Go


Kunci FlashDisk dengan BitLocker To Go
Sebuah terobosan besar dalam security dalam hal BitLocker To Go di perkenalkan di Windows 7. Fitur keamanan ini berfungsi untuk mengamankan perangkat seperti fash disk dan hard disk eksternal.
Untuk memanfaatkan fitur ini kamu bias ikuti langkah – langkah berikut :
1.       Colokan flashdisk kamu
2.       Klik start > Control Panel untuk membuka jendela Control Panel
3.       DI jendela Control Panel, masuklah ke menu “Control Panel > System And Security > BitLocker Drive Encryption”.
4.       Di bagian atas jendela akan muncul BitLocker Drive Encryption untuk Hard disk dan dibagian bawahnya BitLocker To Go. Klik link “Turn on BitLocker” dibagian kanan folder yang ingin kamu aktifkan BitLockernya.
5.       Proses setup BitLocker akan berlangsung otomatis



Fungsi dan kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi dan kedudukan Bahasa Indonesia
Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.
Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.
1.     Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :
Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2.     Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3.     Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4.     Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.
5.     Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
6.     Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku)
            Bahasa lisan lebih ekspresif dimana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.

           Bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara bekomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih digunakan permanen oleh penyandang cacat bisu tuli karena mereka memiliki bahasa sendiri.

Kedudukannya  bahasa Indonesia  sebagai bahasa nasional :
1.     Lambang kebanggaan nasional
Sebagai bentuk kebanggaan kita terhadap bahasa Indonesia, kita harus menggunakannya tanpa ada rasa malu, dan tidak peduli . Rasa kebanggan kita dapat ditunjukkan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalm kehidupan sehari-hari.
2.     Lambang identitas nasional,
Sebagai lambang identitas nasional bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, karena bangsa Indonesia harus diakui bahasanya oleh Negara lain sebagi bahasa internasional yang menjadi identitas Negara Indonesia .
3.     Pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya bahasa, dan bahasa
Seperti yang sudah diketahui Indonesia memiliki banyak ragam bahasa. Banyak sekali suku dan ragam budaya Indonesia. Dengan adanya bahasa Indonesia sebagai alat penghubung antar suku dan budaya Indonesia yang beragam, masyarakat Indonesia akan lebih nasionalis dan lebih menghargai bahasa Indonesia.
4.     Alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah
Bahasa Indonesia menjadi bahasa penghubung antar bahasa daerah Indonesia yang sangat beragam. Oleh karena itu lah  dengan adanya bahasa Indonesia semua penduduk Indonesia dapat berkomunikasi satu sama lain walaupun berbeda daerah dengan menggunakan bahasa indonesia.
 

Oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia harus melestarikan bahasa Indonesia dan menggunakannya secara baik dan benar. Agar bangsa ini dihargai oleh bangsa lain dan agar bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.



Selasa, 08 Juni 2010

ASUS P5KPL




Kelebihan (Strength):

Sudah support untuk Core 2 Duo, Core 2 Extreme (Processor ini sudah sangat mencukupi untuk saat ini), FSB Sudah 1600 (kalau tidak salah dengan harga seperti Motherbord ini hanya bisa mendapatkan FSB 800 kebawah), Memory sudah mendukung sampai 4 Gb, untuk Fitur lainnya masih standart

Kekurangan (Weakness):

Karena hanya diberi 2 Slot agar Efektif maka lebih baik RAM yang dipasang minimal 1 Gb/+, agar tidak terlalu banyak membuang RAM jika ingin mengupgrade sampai 4 Gb (saran 2 Slot = 2gb + 2Gb), dan ini bukan merupakan kekurangan yang sangat berpengaruh Saya kira, tidak Support FireWire (maklum mengingat Price yang ditawarkan sudah sangat terjangkau terlebih untuk Motherbord yang mempunyai Fitur-fitur seperti di atas).
Tapi ada sedikit kendala terdapat pada masalah grafis karena dengan VGA onboard yang terdapat pada motherboard diatas jika digunakan untuk game – game tingkat tinggi agak lemot, dan untuk aplikasi grafis macam Matlab versi 7 keatas , Photoshop dan Corel ya agak gimana gitu ada baiknya buat beli VGA yang lebih bagus.

Jumat, 04 Juni 2010

Apa itu PAJAK .. ?

Pajak adalah iyuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat (wajib pajak) untuk menutupi pengeluaran rutin negara dan biaya pembangunan tanpa balas jasa yang dapat ditunjuk secara langsung.

Fungsi pajak

Fungsi budgetair
Fungsi budgeteir merupakan fungsi utama pajak dan fungsi fiscal yaitu suatu fungsi dimana pajak dipergunakan sebagai alat untuk memasukkan  dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang perepajakan yang berlaku “segala pajak untuk keperkuan negara berdasarkan undang-undang.
Yang dimaksud dengan memasukkan kas secara optimal adalah sebagi berikut:
·  jangan sampai ada wajib pajak/subjek pajak yang tidak membayar kewajiban pajaknya.
·  Jangan sampai wajib pajak tidak melaporkan objek pajak kepada fiskus
·  Jangan sampai ada objek pajak dai pengamatan dan perhitungan fiskkus yang terlepas
Dengan demikian maka optimalisasi pemasukan dana ke kas negara tercipta atas usaha wajib pajak dan fiskus.

Fungsi regulerend
Atau fungsi mengatur dan sebagainya juga fungsi pajak dipergunakan oleh pemerintah sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu , dan sebagainya sebagai fungsi tambahan karena fungsi ini hanya sebagai pelengkap dari fungsi utama pajak. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pajak dipakai sebagai alat kebijakan, mis : pajak atas minuman keras ditinggikan untuk mengurangi konsumsi fasilitas perpajakan sehingga perwujudan dari pajak regulerend yang terdapat dalam UU No I tahun 1967 tentang penanaman modal asing. Contoh:
1)     bea materai modal
2)     bea masuk dan pajak penjualan
3)     bea balik nama
4)     pajak perseroan
5)     pajak devident


HUKUM PAJAK
Adalah: Keseluruhan dari peraturan-peraturan yang meliputi wewenang pemerinth untuk mengambil kekayaan seseorang dan menyerahkannya kembali kepada masyarakat melalui kas negara. Sehingga hukum pajak tersebut merupakan hukum publik yang mengatur hubungan negara dan orang-orang atau badan-badan hukum yang berkewajiban membayar pajak.
            Hukum pajak dibedakan atas:
  1. Hukum pajak material
Yaitu: memuat ketentuan-ketentuan tentang siapa yang dikenakan pajak dan siapa-siapa yang dikecualikan dengan pajak dan berapa harus dibayar.
  1. Hukum pajak formal
Yaitu: memuat ketentuan-ketentuan bagaiman mewujudkan hukum pajak material menjadi kenyataan.

Berdasarkan UU NO 34 THN 2000 tentang perubahan atas uu no 18b thn 1997 tentang pajak daerah dan retribusi daerah maka jenis pajak untuk profinsi kabupaten, kota adalah sebagai berikut:
a. jenis pajak propinsi terdiri dari
·  pajak kendraan bermotor dengan kendraan atas air, bbn kendraan bermotor dan atas air
·  pajak bahan bakar kendraan bermotor
·  pajak pengeambilan dan pemanfaatan air bawh tanah dan permukaan

b.      jenis pajak kabupaten kota
·  pajak hotel, restoran, hiburan , pajak reklame, pajak penerangan jalan , pajak pengambilan bahan galian golongan c , pajak parkir

untuk lebih mendalami mata kuliah perpajakan secara garis besar kita harus mengetahui :
1.      siapa yang dikenakan pajak( subjek pajak)
2.      apa yang dikenakan pajak ( objek pajak)
3.      berapa pajaknya (tariff pajak)
4.      bagaimana melaksanakan hukum pajak